Jual Sutrah Shalat

Penggunaan Sutrah Shalat Wajib atau Sunnah?

Jual Sutrah Shalat

Sutrah shalat secara bahasa berasal dari kata satara-yasturu yang mempunyai arti menyembunyikan dan menutupi. Jika diartikan secara istilah sutrah bisa diartikan sebagai sesuatu yang diletakkan oleh seorang yang shalat di depannya sebagai pembatas atau penghalang antaranya dengan orang yang lewat di depannya (Al-Mausuah Al-Fiqhiyyah Al-Kuwaitiyyah, 24/177).

Pengertian ini masih sangat umum, karena banyak ulama yang juga mengutarakan berbagai pendapat terkait apakah batas atau penghalang berupa sajadah sudah dapat digolongkan sutrah atau belum.

Hukum Menggunakan Sutrah

Semua ulama sepakat jika sutrah bagi orang yang sedang shalat memang diwajibkan. Namun jika berbicara mengenai hukumnya, ada sedikit perbedaan, yakni ada yang berpendapat wajib dan sebaliknya atau sunah.

Dapat dikatakan ulama dari zaman salaf hampir tak ada yang berpendapat jika hukum sutrah bagi orang shalat merupakan suatu kewajiban. Jumhur ulama madzhab Hanafiyyah, Malikiyyah, Syafi’iyyah dan Hanabilah mengatakan bahwa sutrah bagi orang shalat hukumnya adalah sunnah.

Meski jumhur ulama mengatakan sunnah, mereka berbeda pendapat mengenai kesunnahannya. Menurut pendapat Hanabilah, sutrah sunnah hanya diperuntukkan bagi imam dan munfarid saja. Sedangkan menurut Hanafiyyah dan Malikiyyah, hukumnya sunnah untuk yang dihawatirkan akan ada orang lewat. Menurut Syafi’iyyah dan salah satu pendapat dari Hanabilah, hukumnya sunnah muthlak tanpa ada halangan atau batasan.

Hujjah yang Digunakan

Sebagai seseorang yang masih awam, karena hampir semua ulama berpendapat hukumnya sunnah, Anda hanya perlu mengikuti saja. Karena jika Anda mengetahui dalilnya, Anda tak mempunyai kapasitas untuk mengolah dalil itu menjadi sebuah hukum, karena hal itu merupakan pekerjaan mujtahid.

Me-rajih-kan pendapat ulama pun bukan kapasitas semua orang. Karena me-rajih-kan memiliki arti mengetahui kelebihan dalil yang Anda unggulkan dan mengerti kelemahan dalil yang digunakkan oleh pendapat yang Anda anggap lemah dan marjuh

Tapi tak ada salahnya, Anda mengetahui dalil yang digunakani oleh masing-masing orang. Perbedaan pendapat disini selalu didasari dari perbedaan mereka saat memahami hadits.

Dalil Pendapat yang Menyunnahkan

Sedangkan bagi jumhur yang berpendapat hukum sutrah termasuk sunnah, pastinya mereka memiliki sudut pandang lain saat memahami hadits-hadits sutrah shalat.

Walaupun hadits mengenai sutrah itu dengan bentuk perintah, namun tak setiap perintah itu berkonsekwensi wajib. Apabila ada petunjuk lain yang mengarahkan pada hukum sunnah, maka perintah itu mempunyai arti sunnah dan bukan wajib.

Karena itu, perbedaan tak terletak pada ada atau tidaknya dalil, namun lebih mengaraha pada pemahaman hadits apakah sampai taraf sunnah atau wajib.

Berikut dalil yang mengatakan hukum sutrah itu sunnah namun dalilnya lemah :

Dari Al Fadhl bin ‘Abbas, yang mengatakan:

أَتَانَا رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- وَنَحْنُ فِى بَادِيَةٍ لَنَا وَمَعَهُ عَبَّاسٌ فَصَلَّى فِى صَحْرَاءَ لَيْسَ بَيْنَ يَدَيْهِ سُتْرَةٌ

“Kami mendatangi Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam dan kami berada di gurun. Tatkala itu beliau bersama ‘Abbas. Beliau shalat di gurun di mana tak ada di depan beliau sutroh” (HR. Abu Daud no. 718).

Hadits ini diperselisihkan mengenai keshahihannya. Al Khottobi dalam Ma’alimus Sunan (1/165) mengatakan jika sanad hadits ini mengalami kritikan. Lalu ‘Abdul Haq Al Isbiliy dalam Al Ahkam Asy Syar’iyyah Al Kubro (2/162) mengatakan jika hadits tersebut tak dapat dijadikan hujjah.

Al Mubarakfuri dalam Tuhfatul Ahwadzi (2/137) mengatakan jika di dalam sanadnya ada sebuah Majalid bin Sa’id yang mendapat kritikan. Syaikh Al Albani dalam Dho’if Abu Daud (718) mengatakan jika hadits ini dho’if. An Nawawi dalam Al Majmu’ (3/250) dan Al ‘Iroqi dalam Thorh At Tatsrib (2/389) mengatakan jika sanad hadits ini hasan.

Itulah tadi penjelasan tentang beberapa pendapat tentang penggunaan sutrah shalat. Semoga bermanfaat. Kami pengrajin kayu jati belanda melayani jual sutrah shalat yang siap dikirim ke seluruh Indonesia.